Hingga saat ini masih belum bisa dipastikan kapan wabah pandemi corona akan berakhir. Tentu saja, hal ini memberikan dampak semakin luas pada berbagai aspek kehidupan masyarakat. Salah satunya terkait dengan peredaran uang tunai di masyarakat yang dikhawatirkan menjadi salah satu sarana penyebaran virus corona. Inilah mengapa Bank Indonesia (BI) pun mengambil langkah preventif guna menjaga higienitas uang tunai yang beredar di pasaran saat wabah berlangsung.

Cegah Penyebaran Corona, BI Karantina Uang sebelum Diedarkan

BI Karantina Uang sebelum Beredar saat Pandemi Corona

Perry Warjiyo selaku Gubernur BI memastikan akan terus menjaga ketersediaan uang tunai untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Pihaknya memastikan bahwa stok uang tunai yang tersedia di bank sentral lebih dari cukup untuk memenuhi kebutuhan hingga 6 bulan ke depan dengan total hampir Rp 450 triliun. Selain memastikan ketersediaan stok, BI juga berupaya untuk menjaga supaya uang tunai yang beredar aman dari virus. BI telah melakukan konsultasi dengan para ahli kesehatan terkait bagaimana memperlakukan uang tunai rupiah serta mempelajari higienitas peredarannya selama masa pandemi corona ini.

Terkait dengan adanya kemungkinan penyebaran virus melalui uang tunai yang beredar di pasaran, BI pun membuat kebijakan dalam upaya mencegah corona. Salah satunya dengan memastikan uang tunai yang beredar di seluruh ATM telah melalui proses sterilisasi dan karantina. Seluruh uang tunai yang disetorkan dari pihak perbankan harus melalui proses karantina terlebih dahulu. Proses karantina terhadap uang setoran perbankan tersebut selama 14 hari di BI. Karantina yang dimaksudkan adalah dengan menyimpan uang dalam suatu tempat dengan suhu tertentu sehingga virus-virus yang sekiranya menempel pada lembaran uang bisa mati. Hal ini merupakan salah satu upaya yang bisa dilakukan guna mencegah penyebaran corona melalui uang. Selain itu, BI juga telah mengganti uang kertas yang ada di ATM dengan yang baru.

Sebagaimana diketahui, penggunaan sistem pembayaran non tunai belum begitu populer di Indonesia. Kebanyakan masyarakat masih lebih memilih menggunakan transaksi tunai dalam keseharian sehingga peredaran uang tunai pun masih cukup luas. Inilah mengapa perlu ada kebijakan yang bisa membantu meminimalisir penyebaran corona, terutama melalui peredaran uang di pasaran. Selain itu, BI juga menghimbau masyarakat supaya mulai beralih pada penggunaan transaksi digital guna lebih memaksimalkan proses pencegahan virus corona. Apalagi di masa pandemi seperti saat ini, masyarakat juga mendapatkan pembatasan aktivitas di luar rumah sehingga transaksi digital pastinya bisa lebih dioptimalkan penggunaannya. Penggunaan transaksi non tunai dinilai jauh lebih murah, cepat, dan efisien.

Selain kebijakan BI untuk melakukan karantina dan sterilisasi terhadap uang tunai sebelum beredar, tentu upaya ini juga membutuhkan dukungan dari masyarakat luas. Diharapkan masyarakat juga turut serta menjaga kesehatan diri dan meningkatkan higienitas secara fisik guna mencegah pandemi ini terus meluas.

28 February 2021
Bisnis jualan pulsa memang menarik, dari dulu sampai sekarang daya tariknya tidak pernah surut. Sebab bisnis ini punya pangsa pasar luas sekaligus jelas yang membuatnya mudah dipasarkan. Pelakunya
28 February 2021
Mendapatkan banyak pelanggan tetap harapan dari setiap penjual token pulsa. Pertanyaannya, bagaimana cara mendapatkannya? Sebab untuk memiliki pelanggan yang banyak dan setia tentu bukan persoalan
27 February 2021
Menekuni bisnis jualan token pulsa memang perlu dilakukan, karena bisnis ini punya masa depan yang terjamin. Berhubung bisnis ini ada banyak pesaing atau kompetitor maka harus paham bagaimana memanja

AGEN LOKAL / NASIONAL
REG.NOHP.NAMA.KOTA

KIRIM VIA WHATSAPP

 

 

 

HOST TO HOST (H2H)

CHAT LANGSUNG
CS TELEGRAM

 

 

DOWNLOAD APK ANDORID

 

 

 

CARA LOGIN
KLIK DISINI

087855021543
087855021543
087855021543
@cstrenttronik

 

SMS Center TrentTronik

085355333100
087881225429

Jabber Center TrentTronik

trentpulsa@trxroket.com
trentpulsa@jabberix.com
trentpulsa@jabbim.com

Telegram Center TrentTronik

@trxtrenttronikbot

Whatsapp Center

087777715253

 

 BRI
NoRek. 379001011796539
An. AJI SULISTYA NUGRAHA

 

BCA

NoRek. 1430241482

An. AJI SULISTYA NUGRAHA

MANDIRI

NoRek. 1390018582977

An. AJI SULISTYA NUGRAHA

 

BNI

NoRek. 0622916288

An. AJI SULISTYA NUGRAHA

 

PENGUNJUNG