Saat ini siapa saja bisa jadi pengusaha bahkan dengan modal yang terbatas sekalipun. Salah satu bisnis yang menjanjikan adalah bisnis dengan menggunakan software pulsa. Dulu, disaat teknologi belum begitu modern seperti sekarang, mereka yang bisa menjalankan bisnis ini adalah yang memiliki kondisi financial yang cukup. Karena memang modal yang dibutuhkan sangat besar. Pebisnis pulsa sebelum era pulsa elektrik masuk di Indonesia masih menggunakan pulsa dalam bentuk voucher. Nantinya konsumen akan membeli pulsa yang saat itu nominalnya memang masih terbatas dan harganya juga lebih mahal. Namun saat ini, system pulsa sudah menggunakan system elektrik sehingga siapa saja bisa jadi pengusaha sekalipun belum punya pengalaman bisnis. 

Berikut ini beberapa trik jitu yang bisa Anda coba saat menjalankan bisnis software pulsa sehingga nantinya usaha yang Anda jalankan bisa berhasil dengan baik:

  • Kenali fungsi dari software yang Anda miliki terlebih dahulu. Dengan begitu nantinya Anda bisa melayani konsumen dengan baik. Software khusus pulsa biasanya tidak hanya bisa digunakan untuk menjual pulsa saja namun juga recommended untuk usaha lainnya seperti pengisian pulsa token PLN, pembayaran tagihan PLN, pembayaran tagihan PDAM dan lainnya yang setiap bulan harus Anda selesaikan. Dengan satu buah software saja maka kebutuhan konsumen semuanya bisa Anda selesaikan termasuk saat mereka ingin memesan tiket kereta api atau pesawat terbang.
  • Kenali juga bagaimana cara software tersebut bekerja. Jangan sampai Anda hanya bisa membeli tapi tidak bisa mengoperasikannya karena nantinya justru hanya akan menjadi kendala. Dengan menggunakan software pulsa itu maka Anda akan bisa menyalurkan nominal pulsa yang dibutuhkan ke semua provider yang ada di Indonesia.
  • Perbanyak downline. Kenapa begitu? Jika Anda punya banyak downline aktif maka nantinya akan memperbesar kesempatan Anda mendapatkan passive income. Passive income tersebut datang dari setiap transaksi yang masuk melalui downline tersebut. Dan jika downline Anda memiliki downline kembali maka skema tersebut juga akan tetap berjalan sehingga passive income yang Anda terima juga semakin besar.
  • Jangan pernah membiasakan konsumen untuk berhutang kepada Anda. Pastikan sekecil apapun transaksi pulsa yang mereka lakukan sudah langsung membayarnya dengan harga yang lunas. Jika sampai mereka berhutang maka itu adalah cikal bakal bisnis Anda akan rusak. Terlihat sepele memang tetapi dampaknya sangat mematikan dan usaha yang Anda bangun akan sia-sia.
  • Jual dengan harga yang bersaing. Ingat, bersaing bukanlah mematikan harga pasaran dengan menjual diatas atau dibawah harga standardnya namun sesuaikan dengan layanan yang Anda berikan. Bersaing dengan sehat sehingga tidak merugikan pedagang lainnya. Berikan keunggulan pada bisnis Anda seperti layanan cepat dan tepat yang menjadi nilai lebih dimata konsumen.
8 April 2020
Mencegah lebih baik daripada mengobati. Berapa sering Anda mendengar pepatah ini? Ya, melakukan pencegahan memang lebih baik daripada menghabiskan waktu, tenaga, pikiran dan biaya untuk pengobatan. B
8 April 2020
Pentingnya menjaga jarak atau social distancing selama wabah corona harus dipahami oleh banyak pihak. Sejak sekolah diliburkan, anak-anak pun dihimbau untuk belajar dari rumah. Disini, orang tua lah
7 April 2020
Jakarta pada dasarnya memang menjadi kota metropolitan dan memiliki fungsi penting dalam sistem perekonomian di indonesia. Bahkan tidak sedikit para perantau yang berasal dari berbagai daerah datang
FORMAT REGISTRASI

CUSTOMER SERVICE
087855021543
087855021543
087855021543
@cstrenttronik

 

CHANNEL TELEGRAM

CENTER TRANSAKSI

SMS Center TrentTronik

085355333100
087881225429

Jabber Center TrentTronik

trentpulsa@trxroket.com
trentpulsa@jabberix.com
trentpulsa@jabbim.com

Telegram Center TrentTronik

@trxtrenttronikbot

Whatsapp Center

085355333100

 

REKENING DEPOSIT

BRI
NoRek. 379001011796539
An. AJI SULISTYA NUGRAHA

 

BCA

NoRek. 1430241482

An. AJI SULISTYA NUGRAHA

MANDIRI

NoRek. 1390018582977

An. AJI SULISTYA NUGRAHA

 

BNI

NoRek. 0622916288

An. AJI SULISTYA NUGRAHA

 

PENGUNJUNG